Friday, May 3, 2013

warih Pasang Ring Per Kopling Kawasaki D-Tracker, Biar Cepat Baliknya! azik

warih Pasang Ring Per Kopling Kawasaki D-Tracker, Biar Cepat Baliknya! azik - terbaru memuaskan sekali ada dari warih Pasang Ring Per Kopling Kawasaki D-Tracker, Biar Cepat Baliknya! azik.
Abdul Azis penyemplak Kawasaki D-Tracker 150 ‘curhat’, kopling pacuan andalannya itu terasa letoy alias lemas. “Kalau sudah lemot begitu, biasanya tangan harus menekan handle kopling lebih dalam. Apalagi kalau main bareng dengan trail berspek special engine, dampaknya tangan sebelah kiri terasa cepat pegal,” keluhnya.

Nah, untuk mengatasi gejala seperti itu, Azis mendatangi Agus Subandi yang mekanik sekaligus juragan Deker Style untuk berkonsultasi. Akhirnya, dapat masukan. Agus punya jurus bikin D-Tracker yang tadinya letoy jadi asoy.

Bikin kopling jadi asoy, ternyata sederhana dan bisa dikerjakan sendiri di rumah. “Tinggal pasang ring setebal 3,5 mm saja di empat per kopling yang berada di dalam rumah kopling,” bilang Agus yang punya nama tenar Tile ini.
Fungsi ring ini, berguna untuk menjaga per agar bisa tetap lentur dan dapat menghilangkan gejala lemot. “Selain itu, dengan mengganjal per kopling pakai ring, efeknya pada saat menarik handle kopling terasa lebih empuk dan pada saat dilepas memantulnya pun cukup keras,” bilang pria yang bengkelnya berada di Jl. Astek No. 83, Lengkong Gudang Barat, BSD, Tangerang.

Cara pasangnya pun mudah. Kuras oli dan lepaskan bak kopling. Agar tidak mengganggu ketika membuka blok kopling, buka juga dudukan pedal rem menggunakan kunci 14, dan kick stater pakai kunci ring 10.

Lanjutkan dengan membuka empat baut yang menekan per kopling. Agar per kopling tidak mental, caranya kendorkan dulu empat baut itu secara merata. Misalnya, dengan cara silang. Jadi, tekanan ikut merata. Setelah per terlepas, kini tinggal pasang ring pengganjal yang sudah disiapkan.

Selain menempuh metode ganjal ring, bisa juga dengan mengganti per kopling dengan per kopling aftermarket. Tapi, agar tidak terlalu keras pilih yang ukuran panjangnya sama dengan per kopling aslinya.

“Kalau mau ganti dengan per kopling aftermarket sebaiknya coba dulu dengan mengganti dua buah per kopling. Cara pasangnya pun menyilang,” beber mekanik asli Tangerang ini.

Terakhir, periksa juga kawat kabel kopling yang berada di dalam kabel pembungkusnya. “Pastikan kawat terhindar dari kotoran atau karat. Jika ada karat atau kotoran, pastinya pergerakan kabel bisa jadi seret. Akibatnya, menarik tuas handel kopling jadi agak keras,” kata mekanik dua anak ini.

Beres deh! Brother tinggal menyusun rencana lokasi atau daerah mana yang akan dijelajah lagi tuh. Tentunya, tanpa resiko tangan kiri pega dong. (motor.otomotifnet.com) 
◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 dhono-warih Seo Elite by BLog BamZ | Blogger Templates | Privacy | Feed Rss